Cara Investasi Reksadana Yang Baik

Cara Investasi Reksadana Yang Baik

Cara Investasi Reksadana Yang Baik – Seperti yang bisa kita amati, belakangan ini banyak sekali masyarakat yang sedang bersemangat untuk mencoba berinvestasi. Salah satu jenis investasi yang banyak dipilih adalah reksa dana. Reksa dana sendiri adalah suatu produk investasi yang bisa berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun, dan reksa dana juga merupakan wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang tidak sekedar untuk main ñ main saja. Jadi tentu saja yang bisa bermain untuk berinvestasi di reksa dana adalah orang orang yang mengerti dan memiliki dana yang cukup besar. Reksa dana adalah produk dari perusahaan yang masuk pada kategori pasar modal yang selalu diawasi oleh OJK, sehingga bisa melakukan kegiatan penghimpunan dana dari masyarakat.

Cara Investasi Reksadana Yang Baik

Jika anda tertarik untuk jadi pemodal dalam reksa dana, paling tidak anda harus paham bagaiman cara main reksa dana agar tidak dirugikan juga. Selain itu, anda juga harus mencari tahu bagaimana pergerakan dunia investasi saat ini. Untuk bermain reksa dana, berikut ini beberapa caranya:

1. Mulai investasi di reksa dana

Investasi reksadana memang sama dengan investasi yang lainnya, memiliki peluang untuk menerima resiko seperti keuntungan yang tidak terjamin sehingga akan menimbulkan kerugian karena turunnya nilai investasi. Langkah awal adalah memulai, anda bisa memulai dengan cara mencari informasi yang sangat banyak dulu tentang reksa dana. Ada lebih dari 800 produk dari reksa dana yang ada dipasarkan di Indonesia. Jadi untuk mengetahui segala informasi suatu produk anda bisa membaca prospektis reksa dana. Luangkan waktu untuk mempelajari produk yang sudah dipasarkan, terutama tentang kebijakan yang terkait dan resiko apa saja jika mencoba berinvestasi di reksadana.

2. Tempat membeli reksa dana

 

investasi reksadana

Setelah mempelajari banyak tentang reksa dana dan merasa ingin bergabung, anda dapat membeli reksa dana langusng dari lembaga yang mengelola produk reksa dana, yaitu manejer investasi. Ada keuntungan jika anda membeli langsung melalui manejer investasi, jumlah investasi yang akan anda dapatkan lebih murah namun mungkin produk yang akan tersedia sangat terbatas karena dana yang dikelola oleh manajer investasi tidak besar. Anda juga bisa membeli reksa dana melalui bank yang memiliki izin untuk jadi agen penjual reksadana. Jika bank pilihan produk yang diberi sangat banyak dan juga ada fasilitas auto debet yang semakin mempermudah transaksi pembelian reksa dana. Namun jika di bank, dana yang dikeluarkan tidak bisa semurah di manejer investasi.

Baca juga : 5 Produk KPR Terbaik Dengan Suku Bunga KPR Terendah Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu!

3. Tata cara pembelian reksa dana

Setelah sudah memutuskan ingin berinvestasi di reksa dana dan sudah menemukan tempat yang tepat akan dibeli dimana, kini anda harus tahu bagaimana tata cara pembelian reksa dana.

Yang pertama, anda harus tahu bahwa transaksi hanya bisa dilakukan di hari bursa. Hampir sama dengan membuat rekening di bank, membuat rekening reksa dana anda akan diminta untuk mengisi formulir dan tanda tangan dengan menggunakan tinta basah saat itu anda harus sudah menyiapkan dana yang akan di investasikan. Anda harus memiliki KTP dan NPWP jika ingin berinvestasi. Kemudian lengkapi semua dokumen yang diminta.

Yang kedua, pastikan anda melakukan transaksi sesuai dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang menggambarkan total kekayaan reksa dana setiap harinya. NAB juga dipengauhi oleh pembelian dan penjualan reksa dana oleh para investor.

Yang ketiga, akan ada batasan waktu untuk penerimaan transaksi setiap harinya, baik untuk penjualan dan pembelian. Jika transaksi pada sebelum cut off time, maka harga yang dibandol sesuai dengan NAB. Namun jika sudah melebihi cut off time, maka akan dibandrol dengan harga NAB pada hari berikutnya atau bisa juga disebut T+1. Biasanya cut off time pada jam 12.00 dan 13.00 WIB. Dan harga NAB baru bisa dihitung pada waktu sore dan akan diumumkan pada esok harinya.

Yang keempat, setelah melakukan semuanya, anda akan mendapatkan Surat Konfirmasi Transaksi Pembelian dari reksa dana yang diterbitkan oleh bank selambat lambatnya selama 7 hari.

4. Cara menghitung imbal hasil investasi di reksa dana

Untuk menghitung hasil investasi reksadana cukup mudah, anda hanya perlu menghitung jumlah unit penyertaan reksa dana yang anda miliki dengan selisih dari harga NAB jual dan harga NAB beli di reksa dana.

Sekian informasi yang kami berikan tentang investasi reksadana. Semoga bermanfaat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...