cara-mengatur-keuangan-keluarga

Bingung Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Tepat? Mulai Langkah Ini!

Bingung Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Tepat? Mulai Langkah Ini! – Kebutuhan memang seperti nggak ada habisnya. Itulah alasan kenapa mengatur keuangan keluarga itu bisa dibilang gampang-gampang susah. Jika satu keluarga tidak memiliki komunikasi yang cukup terutama tentang pengeluaran uang, maka Cara Mengatur Keuangan Keluarga menjadi semakin sulit. Berbeda jika satu pasangan saling percaya, saling sepakat mengatur keuangan dan selalu terbuka.

Baca juga : Deposito Mandiri, Keunggulan dan Persyaratan Yang Wajib Anda Ketahui

bingung-cara-mengatur-keuangan-keluarga-yang-tepat-mulai-langkah-ini

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan jika kamu dan pasangan sepakat untuk mulai transparan mengatur keuangan.

 

1. Proyeksikan pendapatan satu bulan

Cara ini sangat tepat dilakukan menjelang gajian. Istri sudah pasti harus tahu berapa gaji yang didapat oleh suami. Proyeksi dibuat dengan menghitung pendapatan suami dari gaji dan dari usaha lainnya seperti hasil investasi, hasil rumah kontrakan, uang lembur atau penghasilan lainnya dari bisnis kecil sampai bisnis yang besar.

2. Sisihkan untuk tabungan dan investasi

Sisihkan sebanyak 25-30% pendapatan yang sudah ditotal untuk tabungan dan juga investasi. Atur perbandingan antara tabungan dan investasi terlebih dahulu. Tabungan digunakan untuk pengeluaran besar pada jangka pendek seperti uang masuk sekolah, uang pelunasan DP KPR atau lainnya. Sedangkan uang yang akan diinvestasikan adalah uang yang tidak digunakan dalam setahun kedepan misalnya untuk beli emas, saham atau lainnya.

3. Pengeluaran bulan berikutnya diproyeksikan

cara-mengatur-keuangan-keluarga

Untuk 30 hari kedepan, lakukan proyeksi yang sama. Mulai dari kebutuhan tetap terlebih dahulu seperti kredit kendaraan, kartu kredit, asuransi atau juga KPR. Jika sudah sehat kondisi pengaturan keuangan keluarga, pengeluaran tidak boleh lebih dari 30% dari total pendapatan yang kamu dapat. Barulah kamu bisa mengurusi kebutuhan rutin untuk rumah tangga. Pastikan juga ada dana yang disisihkan untuk kebutuhan pada bulan-bulan tertentu seperti uang bayar kursus anak, uang sekolah, uang untuk liburan serta kepentingan lainnya.

4. Buat dana cadangan

Pendapatan yang tersisa bisa dijadikan sebagai dana cadangan. Dana ini disiapkan sebagai dana antisipasi kebutuhan yang mendesak seperti kecelakaan, musibah atau keperluan dadakan pendidikan anak. Dana ini bisa sebanyak 6-12 kali pengeluaran bulanan. Jika sulit menyimpan dana cadangan, belajarlah menahan diri dan disiplin sebab kita tidak tahu kapan dana tersebut dibutuhkan, berapa jumlah yang harus dibayarkan sehingga dana tersebut tidak terpakai untuk kesenangan lainnya.

5. Buat rencana

Terakhir, susun rencana di atas dengan cara yang paling sederhana. Misalnya, kamu bisa membuat tabel dengan tanggal, pemasukan, pengeluaran dan saldo. Jadi, dibikin mirip tabungan saja sehingga kamu tahu pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Kemudian, susun semuanya sesuai tanggal. Tanggal muda harus di bagian tabel paling atas. Sedangkan tanggal akhir alias yang mendekati gajian, bisa diletakkan di bagian bawah tabel.

Dengan Cara Mengatur Keuangan Keluarga seperti ini kamu bisa menikmati manfaatnya. Cara ini bisa dilakukan setiap bulan. Atau, bisa juga dibuat dengan cara mingguan jika kamu menerima gaji setiap minggunya. Sedangkan untuk perencanaan keuangan bisa juga dibuat selama setahun. Dengan cara ini, suami dan istri juga bisa siap untuk menerima pendapatan keluarga dan tentunya harus dilakukan secara konsisten.

Demikian artikel tentang Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang bisa kamu lakukan sebagai cara tepat mengatasi kebutuhan tak terduga nantinya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...