cuman-punya-uang-rp-100-ribu-yuk-belajar-investasi-saham-reksa-dana

Yuk Belajar Investasi Saham Reksa Dana dengan Modal Uang Hanya 100 Ribu

Yuk Belajar Investasi Saham Reksadana dengan Modal Uang Hanya 100 ribu  – Sebelum membulatkan tekad untuk terjun dalam dunia bisnis, sudah semestinya kita tahu dulu tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis yang akan kita jalani. Apalagi jika bisnis yang kita inginkan adalah tentang belajar investasi saham. Selain harus ekstra hati-hati, kita harus lebih pintar dalam memprediksi pasar supaya untung secara signifikan.

cuman-punya-uang-rp-100-ribu-yuk-belajar-investasi-saham-reksa-dana

Hal ini juga sama seperti berinvestasi di reksa dana saham. Jenis investasi ini sama seperti investasi saham lainnya dimana resiko cukup tinggi, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan investasi deposito. Jadi, sebelum memulai investasi reksa dana saham, pastikan dulu bahwa kamu berencana menanam modal untuk jangka panjang yakni minimal 5 tahun.

Investasi reksa dana saham adalah menanamkan modal melalui reksa dana yang kemudian menjadi saham dalam Bursa Efek. Sudah pasti jika tingkat resiko sebanding dengan tingkat untungnya. Dan anggapan tentang bermain saham hanya boleh dilakukan oleh investor profesional adalah hal yang keliru. Justru karena mereka berani memulai menjadi investor awam dan kemudian perlahan menjadi investor profesional dengan belajar dari pengalaman.

Nah, untuk investor awam jangan remehkan kekuatan uang Rp 100 ribu ya. Kamu bisa memulai investasi reksa dana dengan nominal tersebut loh. Berikut pemaparannya.

investasi-saham-reksa-dana

 

1. Mulai dengan uang Rp 100 ribu

Bagi pemula, jangan takut untuk kehilangan dana gara-gara salah prediksi. Ada kemudahan yang ditawarkan untuk kamu yang ingin menjadi investor reksa dana saham. Dengan modal Rp 100 ribu saja, kamu sudah bisa terjun untuk berinvestasi. Karena modal terbilang sedikit bahkan tidak cukup, kamu harus sabar sebab keuntungan yang signifikan masih terbilang jauh. Tapi, dengan nominal tersebut kamu bisa belajar mekanismenya dulu. Jika sudah paham sedikit demi sedikit, barulah tekadkan diri untuk modal lebih banyak.

Baca juga : Cara Investasi Reksadana Yang Baik

2. Gunakan manajer atau atur sendiri

Benar sekali jika tidak perlu pintar untuk investasi saham, yang terpenting adalah saat memilih manajer investasi yang bisa membantu pengelolaan saham sepenuhnya. Kamu bisa berinvestasi dengan aman dengan adanya bantuan para manajer. Bahkan jika kinerjanya kurang memuaskan, kamu bisa menggantinya dengan yang lebih baik.

Tapi, jika kamu ingin belajar sendiri dengan cepat, atur semuanya. Tidak perlu beli saham melalui manajer investasi, kamu bisa membelinya langsung di bank.

3. Pelajari cara kerja investasi reksa dana saham

Akan menjadi poin plus jika kamu mau mempelajari cara kerja investasi reksa dana saham jika ingin belajar investasi saham . Hal-hal yang harus dipelajari adalah strategi investasi agar lebih efektif walaupun membutuhkan waktu yang terbilang lama dan pembelajaran yang terus menerus.

Hal ini dikarenakan harga saham tidak selalu sama, bergerak naik turun dengan sangat cepat. Kecermatan dibutuhkan untuk membaca situasi dan prediksi. Saat harga saham turun, segera beli. Tapi saat harga saham naik, lakukan penjualan. Karena harga yang naik turun begitu cepat, investasi cukuplah berisiko. Jadi, sedikit meleset saja kerugian sudah menghantui.

Artinya, dalam investasi intuisi memiliki peran penting. Intuisi dalam membaca pergerakan saham bisa dipelajari dari pengalaman dan pembelajaran secara terus-menerus. Semakin lama, kamu bisa semakin awas dalam membaca pergerakan harga sehingga kamu bisa paham kapan harus membeli dan menjual saham.

Karena fluktuasi yang begitu cepat, disarankan bagi siapapun yang ingin belajar investasi reksa dana saham harus memiliki niat dan tekad yang tinggi untuk menjalankan investasi jangka panjang yakni sekitar 5 hingga 10 tahun.

Dengan memahami mekanisme dasar investasi reksa dana saham, investor pemula bisa belajar. Jika sudah mendapatkan gambaran tentang perusahaan-perusahaan yang memiliki performa di atas yang lain, mereka bisa lebih percaya diri untuk menanamkan modal dalam perusahaan apapun. Dengan demikian, hal ini sangat bagus bagi pemula yang bermain saham sendiri tanpa adanya manajer investasi.

Saat henda berinvestasi reksa dana saham, ada sekitar 3 point yang harus kamu pahami terlebih dahulu.

1. Lakukan perbandingan dengan cermat

Jika tertarik dengan prospektus, dokumen yang memberikan kamu informasi tentang rencana pengembangan sebuah perusahaan, cermati terlebih dahulu. Perhatikan tentang tawaran perusahaan yang kamu bisa dapatkan melalui penjualan saham.

2. Kinerja

Kinerja dan performa reksa dana di periode lalu harus diperhatikan. Cari tahu apakah kinerja tersebut selalu konsisten atau berada di atas indeks pasar. Indeks pasar adalah daftar informasi harga saham yang juga memberikan indikator pergerakan harga saham setiap perusahaan yang ada pada Bursa Efek.

3. Prediksi pergerakan ekonomi

Ini adalah yang paling sulit sebab kita harus memprediksi pergerakan ekonomi di masa depan. Selain membutuhkan pertimbangan banyak faktor, kita juga harus menganalisa informasi dan lebih jeli.

Itulah informasi yang bisa kami berikan tentang belajar investasi saham di reksa dana dengan modal Rp 100.000.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...