mau-buka-tabungan-haji-yuk-cari-tahu-dulu-informasi-ongkos-naik-haji

Mau Buka Tabungan Haji? Yuk Cari Tahu Dulu Informasi Ongkos Naik Haji

Mau Buka Tabungan Haji? Yuk Cari Tahu Dulu Informasi Ongkos Naik Haji – Bagi yang mampu, menunaikan ibadah haji adalah wajib hukumnya dan bukan berarti yang belum mampu tidak boleh punya angan-angan untuk melaksanakan ibadah ini. Sesibuk apapun, jangan sampai memasrahkan urusan untuk naik haji sebab bisa-bisa ibadah haji yang harusnya segera dilaksanakan malah terus tertunda dan membuat dana yang sudah kamu siapkan dari tabungan haji malah tidak jelas jalannya. Tentu saja ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan seputar ibadah haji seperti informasi ongkos naik haji.

BACA JUGA : Mau Berangkat Haji? Yuk Belajar Tata Cara Haji Dan Umroh Dulu!

mau-buka-tabungan-haji-yuk-cari-tahu-dulu-informasi-ongkos-naik-haji

Selain mengumpulkan dana sedikit demi sedikit dengan tabungan haji, hal lain yang harus kita pahami adalah kesabaran. Kita harus antre sekian tahun lamanya agar dapat giliran untuk haji. Apalagi jika ada masalah sengketa yang muncul mulai dari pihak travel dan kita, atau kita sebagai nasabah dan pihak bank. Maka dari itu, dengan mengurus segalanya sendiri dan memahami peraturan serta persyaratan yang dibutuhkan untuk ibadah haji, kita bisa meminimalisir berbagai masalah kedepannya.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah informasi ongkos naik haji. Di tahun 2015 saja, biaya haji sudah turun jauh jika dibandingkan dengan tahun 2014. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 64 Tahun 2015 berkaitan dengan biaya penyelenggaraan haji atau BPIH, tahun 1436 H/2015 M, ongkos naik haji atau ONH pada tahun 2015 adalah US$2,717. Jika dihitung dalam rupiah, bisa mencapai 34 juta rupiah. Berbeda dengan tahun 2014 yang membutuhkan dana sebesar US$3,219 yang sama nilainya dengan 41 juta rupiah.

Untuk lebih jelasnya, dengan dana haji sebesar 34 juta rupiah di tahun 2015, sudah masuk dana untuk tiket, pajak penerbangan dan layanan penumpang sebesar US$2,000 dan biaya pemondokan di Mekkah sekitar US$312 serta uang saku calon haji sebesar US$ 405.

tabungan-haji

BACA JUGA : Merencanakan Biaya Haji Plus Saat Masih Usia Muda? Baca Dulu Kiat-Kiat Berikut

Tapi, secara kenyataannya masing-masing komponen tidaklah membutuhkan dana sebesar tersebut. Tentu saja ada tambahan dari indirect cost atau juga bunga dari tabungan haji. Dengan biaya ini, otomatis terbayar dari tabungan haji yang kamu miliki. Rinciannya adalah biaya tiket, pajak penerbangan dan pelayanan penumpang sebesar US$146, sedangkan biaya pemondokan di Mekkah adalah US$889,2.

Ada juga informasi lain yang harus kamu ketahui tentang rincian biaya haji yang sebesar US$2,717 sebab itu hanya dihitung sebagai rata-rata dan artinya, tidak berlaku secara merata atau nasional. Ongkos naik haji sudah pasti berbeda menurut embarkasi. Di situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia misalnya, rincian biaya naik haji di 12 embarkasi adalah:

1. Aceh US$ 2,401
2. Medan US$ 2,404
3. Batam US$ 2,556
4. Padang US$ 2,561
5. Palembang US$ 2,623
6. Jakarta US$ 2,626
7. Solo US$ 2,769
8. Surabaya US$ 2,801
9. Banjarmasin US$ 2,924
10. Balikpapan US$ 2,926
11. Makassar US$ 3,055
12. Lombok US$ 2,962

Poin penting lainnya tentang ibadah haji adalah tasreh atau tasrih yaitu surat izin masuk ke Arab Saudi. Calon haji harus memiliki ini. Fungsinya bisa dibilang seperti visa. Jika ikut jalur pemerintah, sudah past kamu punya tasreh tetapi yang berangkat haji sendiri bisa jadi tidak punya tasreh. Kalau sampai ketahuan pas di bandara keberangkatan, calon haji ini disebut non-kuota dan bisa-bisa batal terbang. Maka dari itu, pastikan bahwa agen travel yang menawarkan haji memberikan tasreh.

BACA JUGA : Bingung Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Tepat? Mulai Langkah Ini!

Selainjutnya adalah masalah kuota haji. Di Indonesia, di tahun 2015 kuota haji hanya sekitar 168.800 orang saja, sama seperti tahun 2013 dan 2014.

Sedangkan untuk nomor porsi, merupakan nomor urutan pendaftaran calon haji yang sudah diterbitkan oleh Kementrian agama. Nomor ini menentukan waktu keberangkatan calon haji. Jika kamu sudah memiliki nomor porsi, nomor ini tidak bisa dialihkan ke orang lain.

Hal lainnya adalah massalah daftar tunggu yang merupakan daftar calon haji yang sudah mendapatkan nomor porsi. Calon haji hanya tinggal menunggu keberangkatan berdasarkan kuota dan nomor porsi yang sudah masuk.
Hanya calon haji yang sudah membayar lunas biaya haji yang bisa masuk daftar tunggu dan kemudian berangkat. Namun, jika sudah masuk daftar tunggu dan belum lunas, maka harus ikut musim haji selanjutnya. Hal tersebut sama jika sudah lunas biaya haji tapi tidak bisa berangkat dikarenakan gangguan kesehatan atau hamil misalnya.

Terakhir adalah perbedaan calon haji regular dan plus yang membuat calon tersebut beda secara fasilitas, pendaftaran dan biaya. Haji plus biayanya bisa dua kali lipat dibandingkan haji regular dengan masa tunggu lebih cepat, masa tinggal di Arab lebih singkat, biaya akomodasi serta konsumsi yang ditanggung pihak penyelenggara dan penginapan lebih komplit.

Itulah informasi ongkos naik haji dan seputar biaya haji yang harus kamu ketahui dulu sebelum buka tabungan haji.

Sumber foto :

http://i0.wp.com/www.umrohbackpacker.id/blog/wp-content/uploads/2015/12/Membuka-Rekening-Haji.jpg

http://2.bp.blogspot.com/-TJS-0ZVVJos/U6Qqge9UJ5I/AAAAAAAANJY/yWqLOWfsC04/s1600/7+Kiat+Mewujudkan+Niat+Naik+Haji.jpg

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...