mau-berangkat-haji-yuk-belajar-tata-cara-haji-dan-umroh-dulu

Mau Berangkat Haji? Yuk Belajar Tata Cara Haji Dan Umroh Dulu!

Sebelum berangkat haji, menambah pengetahuan tentang tata cara haji dan umroh adalah kewajiban supaya sesuai dengan sunnah dan membuat ibadah haji kita lebih sempurna. Ada banyak kasus dimana jamaah haji atau umroh hanya ikut biro haji yang tatacaranya masih menyelisihi tatacara Rasulullah. Untuk menghindari hal-hal demikian, berikut informasi yang bisa kamu pelajari.

BACA JUGA : Merencanakan Biaya Haji Plus Saat Masih Usia Muda? Baca Dulu Kiat-Kiat Berikut

mau-berangkat-haji-yuk-belajar-tata-cara-haji-dan-umroh-dulu

Pertama, tentang manasik haji dan umroh yang paling utama adalah saat bulan-bulan haji seperti Syawwal, Dzulqo’dah dan awal bulan Dzulhijjah dan diakhiri tahallul. Lalu, lanjutkan kegiatan haji di tanggal 8 Dzulhijjah dengan menggunakan ihram sampai ke Mina. Artinya, mulai denegan umroh dan lanjutkan dengan haji.

Untuk tata cara umroh, mandi disarankan sebelum pakai ihram. Gunakan minyak wangi untuk badan, bukan pakaian. Pakailah ihram jika kamu pria dan wanita tetap menggunakan jilbab atau kerudung panjang. Saat miqot, kamu harus menghadap kiblat dan membaca doa masuk ihram yaitu:

لَبَّيْـكَ اللهُمَّ بعُمْرَةٍ

Kemudian, perbanyak baca talbiyah yaitu

لـَبَّيْـكَ اللهُمَّ لـَبَّيْكَ, لـَبَّيْكَ لا شَريْكَ لَكَ لَبَّيْكَ, إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَة لَكَ وَالْمُلْكَ لا شَريْكَ لَكَ

Baca sampai kamu tiba di Makkah.

Bila sudah berihram dan membaca doa ihram di miqot, kamu diharamkan bersetubuh beserta pengantarnya, berdebat dalam perkara sia-sia, melakukan dosa, memakai pakaian biasa berjahit, tutup kepala bagi pria, memotong/mencabut rambut dan bulu, pakai parfum, potong kuku, melakukan akad nikah, melamar dan berburu.

Tetapi, boleh mandi, garuk badan, cium bau harum, bekam, menyisir kepala, menggunting kuku jika hampir patah, bernaung di sesuatu yang tidak menyentuh kepala seperti payung, pohon, mobil, bangunan atau lainnya, melepas gigi palsu, memakai ikat pinggang, pakai sandal, jam dan juga kacamata.

Saat tawaf, putuskan talbiyah jika sudah sampai di Makkah. Saat masuk masjidil Haram, berdoa masuk masjid yaitu:

اللّهُمَّ افـْتَحْ لِيْ أبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Tampakkan lengan kanan saat tawaf dari Hajar Aswad. Jika sudah sampai di Hajar Aswad, baca doa “Bismillahi wallahu akbar” dan cium Hajar Aswad. Jika tidak bisa menyentuh Hajar Aswad, isyaratkan dengan tangan kanan. Mulai berputar dan terus doa serta dzikir.

Saat tiba di Rukun Yamani, usap Rukun Yamani dan baca doa ini hingga ke Hajar Aswad:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَة وَقِـنَا عَـذَابَ النَّار

Lakukan seterusnya sampai selesai 7 putaran diakhiri di Hajar Aswad.

Setelah tawaf, lakukan sholat sunnat dua raka’at di belakang maqom Ibrahim dan menghadap kiblat. Baca surat Al-Fatihan dan Al-Kafirun untuk raka’at pertama dan Al-fatihah serta Al-Ikhlash dalam raka’at kedua. Belakangi kiblat menuju ke kran air Zam-Zam dan minumlah sebanyak-banyaknya. Siram kepala, tapi jangan sampai mandi atau wudhu disana.

tata-cara-haji

Jika sudah minum, dekati Hajar Aswad atau cukup garis lurusnya saja guna mencium. Kamu bisa melakukan isyaratnya saja dengan mengucap “Bismillahi wallahu akbar.” Lalu, belakangi kiblat dan lakukan sa’i di bukit Shofa.
Saat sa’i, mendaki ke shofa dengan berdoa:

إنَّ الصَّفا وَالْمَرْوَة مِنْ شَعَائِر ِاللهَ, أبْدَأ بمَا بَدَأ اللهُ به

Dan di atas Shofa, menghadaplah kiblat serta baca Allahu Akbar sebanyak 3x dan Laa Ilaaha Illallah 3x sambil mengangkat tangan serta berdoa:

لا إلهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَريْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحمد وهو على كل شيئ قدير
لا إله إلا الله وحده , أنجز وعده ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده

Lakukan tiga kali. Setiap selesai membaca doa tersebut, perbanyak doa apapun. Kemudian, jalan pelan ke bukit Marwah dan jika sudah ada isyarat lampu hijau, mulailah berlari kecil sehingga ada isyarat lampu hijau kembali. Lalu, jalan pelan menuju Marwah. Jika sudah di Marwah, baca Allahu akbar sebanyak 3 x dan Laa Ilaaha Illallah 3x dengan mengangkat tangan dan mengucap doa:

لا إله إلا الله وحده لا شريك له, له الملك وله الحمد وهو على كل شيئ قدير
لا إله إلا الله وحده , أنجز وعده ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده
Lakukan 3 x dan setiap selesai membaca doa tersebut, dianjurkan banyak berdoa apapun.

Dari Shofa ke Marwah, hitung satu putaran. Lalu dari Marwah ke Shofa menjadi dua putaran. Artinya, bilangan genap selalu di Shofa dan ganjil di Marwah dan lakukan 7 putaran hingga putaran terakhir di Marwah.

Jika sudah, akhiri dengan doa diatas dan keluar dari Marwah. Pergi ke tukang cukur untuk tahallul. Pria harus dicukur rambutnya dan rata-rata digundul sedangkan wanita dipotong ujung rambutnya. Bawa gunting sendiri bagi wanita supaya bisa potong sendiri.

Karena sudah selesai, bisa ma’shiyat, boleh jimak dengan istri, potong kuku, pakai parfum dan lainnya.

Tata cara haji dan umroh sudah pasti berbeda. Umroh bisa dilakukan kapan saja selagi mampu, sedangkan haji disarankan pada bulan-bulan yang sudah kami jelaskan di atas. Selain itu, ibadah haji lebih banyak dengan wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah dan Jumroh. Hukum haji sudah pasti wajib, tapi hukum umroh adalah sunnah.

Itulah informasi lengkap tentang tata cara haji dan umroh yang bisa kamu pelajari.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...