Uang Bulanan Cepat Habis? Baca Cara Mengatur Keuangan Keluarga Agar Efisien

0Shares

Memang sangatlah membahagiakan ketika mulai masuk ke jenjang pernikahan. Pasangan suami istri pun mulai mengatur segala kebutuhan untuk kehidupan baru layaknya berlayar. Tetapi, tidak mudah membina keluarga dengan pasangan yang baru kita kenal watak dan perilaku aslinya saat sudah menikah. Berbeda ketika kamu memegang semua keuanganmu sendiri saat masih lajang. Tidak heran, kadang muncul percekcokan hanya karena uang bulanan cepat habis dan kita tidak tahu cara mengatur keuangan keluarga yang benar.

Uang Bulanan Cepat Habis? Baca Cara Mengatur Keuangan Keluarga Agar Efisien

Masalah yang sebenarnya bukan terletak pada gaji yang kecil atau yang besar. Bahkan, ada banyak orang yang bergaji besar tapi uang bulanan cepat habis karena kurang efisien mengatur pengeluaran yang harus digelontorkan. Sebenarnya, kunci utama adalah kecermatan dalam mengatur keuangan.

Mengatur keuangan tidaklah sulit bahkan bisa sangat mudah, jauh dari yang kita bayangkan. Hal terpenting untuk pasangan suami istri adalah terus menjalin komunikasi mengenai alur masuk dan keluarnya uang. Belajarlah untuk terbuka, transparan dan tanpa ada hal kecil pun yang disembunyikan. Dengan cara demikian, maka akan lebih mudah mengevaluasi cara mengatur keuangan yang sudah kamu jalankan bersama pasangan sehingga bisa lebih cermat dalam memilih kebutuhan mana yang harus didahulukan, yang harus dituruti dan yang harus diabaikan karena tidak penting.

Berikut beberapa cara mengatur keuangan keluarga yang bisa kamu pelajari terlebih dahulu.

1. Kebutuhan sehari-hari harus dicermati, jika perlu harus dilacak

Kebutuhan belanja sehari-hari ternyata adalah pengeluaran yang sering menghabiskan uang. Maka dari itu, perlu diperhatikan dan dicermati buat apa uang jatah belanja, kenapa bisa cepat habis dan apakah yang dibeli itu perlu.

Agar uang bulanan tidak cepat habis, pastikan bahwa kamu dan pasangan sepakat untuk tidak membeli barang-barang mahal yang hanya menghabiskan jatah belanja bulanan apalagi untuk hal yang tidak penting.

Faktanya, semakin banyak uang yang terpakai untuk beli barang mahal, maka anggaran lainnya pun akan ikut tersedot dan ujung-ujungnya kalian akan semakin kesulitan untuk memenuhi belanja lainnya yang lebih penting.Membeli makanan ringan dan minuman terlalu sering juga harus dikurangi. Sebab, yang demikian itu jika sering dilakukan sudah pasti akan menguras habis jatah uang belanja.

Akan sangat efisien jika kamu dan pasangan membuat catatan belanja. Setiap harinya atau setiap minggunya, catatan uang belanja harus diperiksa. Cara ini terbilang efisien untuk mengetahui kemana larinya uang belanja bahkan untuk hal kecil dan sepele, tetap harus dicatat. Cara ini bisa membantu kamu dan pasangan untuk lebih selektif lagi, supaya pengeluaran lebih realistis dan berguna dalam hal penting saja.

2. Uang masuk dan keluar harus dibandingkan

Hitung uang yang masuk dan juga uang yang keluar dengan cermat. Hitung juga pengeluaran rutin, tagihan rutin serta pengeluaran yang tidak terduga atau mendadak. Untuk mengendalikan keuangan rumah tangga, membuat anggaran dan disiplin adalah langkah utama.Kamu tidak perlu membuat neraca atau anggaran yang rumit, buatlah yang sederhana seperti debet kredit layaknya tabungan biasa.

Cara ini bisa menunjukkan kemampuanmu dan pasangan dalam mengatur atau menyisihkan uang untuk tabungan.

3. Cari tahu prioritas yang paling penting

Kamu dan pasangan juga harus bisa memutuskan kebutuhan apa yang harus benar-benar diwujudkan. Kebutuhan dan keinginan itu jelas berbeda. Keinginan sementara bahkan dalam waktu singkat bisa menjadi kebutuhan karena merasa mampu membeli padahal tidak terlalu penting juga.Itulah cara mengatur keuangan keluarga yang bisa kamu lakukan agar uang belanja tidak cepat habis.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...